Kamis, 14 Juni 2012

MATAHARI (tata surya kita)

PUSAT TATA SURYA KITA


Matahari merupakan pusat tata surya surya kita, bintang kita. Matahari tidak mempunyai ciri permanen karena berbentuk gas, terutama hidrogen pijar. Karena begitu dekat, para astronom mempelajari matahari untuk memahami sifat bintang pada umumnya. Mereka memusatkan perhatian terutama pada lapisan atmosfer yang sampai ke luar angkasa, yaitu korona, kromosfer dan fotosfer. Dengan menggunakan analisis spektroskopi, mereka  mengetahui bahwa matahari sebagaimana kebanyakan bintang, terdiri atas hidrogen. Dalam intinya, nukleus hidrogen dipampatkan sehingga dapat melebur menjadi helium. Hal yang sama terjadi pada bom atom hidrogen. Setiap menit matahari mengubah 240 juta ton massa menjadi energi. Rumus Albert Eintein yang terkenal, E=mc2, menunjukkan bagaimana massa dan energi saling bertukar dan membantu para ilmuwan memahami sumber energi Matahari.
ATMOSFER MATAHARI
Matahari dapat memancarkan cahaya sendiri maka disebut matahari disebut sebuah bintang. Oleh karena itu, matahari tidak memiliki permukaan. Matahari mempunyai lapisan gas dengan berbagai rapatan. Sebagian besar cahaya matahari yang terlihat berasal dari fotosfer, yang tebalnya sekitar 300 – 400 km. Lapisan berikut adalah kromosfer yang lebih panas dari fotosfer. Lapisan paling luar atmosfer matahari disebut korona. Walaupun meluas sampai jutaan kilometer di antariksa, korona tidak dapat terlihat pada siang hari karena cerahnya langit biru. Pada waktu gerhana total, korona muncul bagaikan mahkota di sekililing bulan.  Karena matahari selalu dalam keadaan menguap, lapisan-lapisannya selalu terganggu. Prominensa dan letupan matahari yang menakjubkan, yaitu letusan besar dari korona yang meluas ke puluhan ribu kilometer, mempunyai hubungan langsung dengan gangguan medan magnetik matahari.
GERHANA MATAHARI
Terjadi apabila bulan baru melintas langsung antara bumi dan matahari, membuat bayangan pada permukaan bumi. Dari penglihatan bumi, tampak seolah bulan telah menutupi cahaya matahari. Gerhana total matahari sangat jarang di tempat tertentu, hanya muncul satu kali setiap 360 tahun di tempat yang sama. Namun, setiap tahun dapat terjadi beberapa gerhana matahari.

1 komentar:

  1. trims dah nge post :)membantu tugas adekku :)

    BalasHapus