Selasa, 01 Mei 2012

KISI-KISI UN BIOLOGI LENGKAP + MATERI

KISI-KISI UN BIOLOGI LENGKAP + MATERI


MATERI 1         : Mendiskripsikan ciri – ciri dan keanekaragaman mahkluk hidup, serta pentingya pelestarian mahkluk hidup dalam kehidupan.
1.Ciri – Ciri Makhluk Hidup
  1. Bernafas
Hewan darat biasanya bernafas dengan paru – paru, hewan air kecuali paus dan lumba – lumba bernafas dengan insang. Tumbuhan bernafas dengan lentisel pada akar, batang dan bernafas melalui mulut daun ( stomata). Oksigen dalam tubuh digunakan untuk pembakaran zat makanan (oksidasi biologis). Hasil oksidasi berupa energy, karbondioksida (CO2 )  dan uap air (HO).
  1. Iritabilitas (peka terhadap rangsangan)
  2. Tumbuh dan berkembang
  3. Bergerak
  4. Makan
  5. Mengeluarkan zat
Pada hewan dan manusia mengeluarkan zat sisa berupa urine melalui g injal dan keringat melalui kulit serta CO2  melalui paru – paru.
  1. Berkembangbiak
  2. Memerlukan suhu tertentu

2. Klasifikasi makluk Hidup
Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk memudahkan mengenal dan mempelajari
makhluk hidup.

Dasar klasifikasi makhluk hidup adalah persamaan dan perbedaan ciri.
Tingkatan klasifikasi pada tumbuhan yaitu : divitio (divisi), classis (kelas), ordo (bangsa),
familia (suku), genus (marga), species (jenis)
Tingkatan klasifikasi pada hewan yaitu : phylum (filum), classis (kelas), ordo (bangsa),
familia (suku), genus (marga), species (jenis)
Contoh nama ilmiah : Musa paradisiaca, Musa adalah genus/marga, paradisiaca adalah
penunjuk jenis.

Makhluk hidup dklasifikasikan menjadi 5 kelompok yaitu :
1.     Monera (organisme yang tidak memiliki selaut inti atau disebut prokariotik)
misalnya bakteri dan alga biru ( Cyanophyta)
2.     Protista (Organisme bersel satu dan memiliki selaput inti (eukariotik) ).
misalnya Protista dan alga
3.     Fungi (jamur)
fungi terdiri dari 4 divisio yaitu Zygomycota, Ascomycota, Basidiomycota, dan deutromycota.

Berdasarkan bentuk hifanya, jamur dibedakan menjadi 2 kelas, yaitu :
1. Jamur ganggang (Phycomycetes)  yaitu  hifa tidak bersekat
Contoh : Rhyzopus (jamur tempe)
2. Jamur sejati (Eumycetes)  yaitu  hifa bersekat



Dibagi menjadi 3, yaitu :
1. Askomisetes, contohnya Penicillium sp (penghasil penisilin), Sacharomyces sp (jamur
    tape)
2. Basidiomisetes, contohnya Jamur kuping, jamur merang, jamur kayu
3. Deuteromisetes, contohnya jamur oncom

4. Plantae atau tumbuhan
Dibagi menjadi 2 yaitu ;
1. Tumbuhan tidak berpembuluh yang terdiri dari lumut kerak ( Lichenes) dan lumut (Bryophyta).
Misalnya lumut hati (Hepaticae), lumut sejati (Musci).
Perhatikan siklus lumut di bawah ini :

2. Tumbuhan berpembuluh
-  Paku-pakuan / Pteridofita (Pterydophyta) : paku rambut (Lycopodinase), paku ekor kuda (Equisetinae), paku sejati (Filicinae).
Perhatikan sikulus paku di bawah ini :


- Tumbuhan biji / Spermatofita (Sphermatophyta) : Gymnospermae dan Angiospermae).
Ciri-ciri tumbuhan berbiji, yaitu mempunyai akar, batang, daun, dan bunga
Tumbuhan berbiji dikelompokan menjadi 2, yaitu :
1. Gimnospermae (terbuka)         : melinjo & pakis haji
2. Angiospermae (tertutup)          : mangga, rambutan

Angiospermae dikelompokan menjadi 2, yaitu :
1. Dikotil (berkeping dua)
2. Monokotil (berkeping satu)


Ciri monokotil  yaitu :
 (1) tulang daun umumnya sejajar
 (2) batang tak berkambium
 (3) akar serabut
 (4) bagian-bagian bunga kelipatan tiga.

Tumbuhan monokotil dikelompokan menjadi 5 suku, yaitu  :
1. Rumut-rumputan (Graminae)                 : jagung, padi
2. Pinang-pinangan (Palmae)                   : kelapa, sagu
3. Pisang-pisangan (Musaceae)               : pisang ambon, raja
4. Anggrek-angrekan (Orchidaceae),        : anggrek, vanili
5. Jahe-jahean (Zingiberaceae)                 : jahe, kunyit

Ciri dikotil  yaitu  :
(1) tulang daun beranekaragam  menjari, menyirip dll
(2) batang berkambium
(3) akar tunggang
(4) bagian-bagian bunga kelipatan 2,4, atau 5.

Tumbuhan dikotil dikelaompokan menjadi 5 suku yaitu  :
1. Jarak-jarakan (Euphorbiaceae)             : jarak, ubi, karet
2. Polong-polongan (Leguminoceae)        : pete, kacang
3. Terung-terungan (Solanaceae)              : terong, cabe, tomat
4. Jambu-jambuan (Myrtaceae)                : jambu biji, jambu air
5. Komposite (Compositae)                     : bunga matahari

5. Animalia ( Hewan )
Dunia hewan dibagi menjadi 2, yaitu :
1. Avertebrata (tidak bertulang belakang)
2. Vertebrata (bertulang belakang)

Kelompok hewan avertebrata, yaitu  :
1. Protozoa (hewan bersel satu ) : Amoeba, Paramecium, Euglena
2. Porifera (hewan berpori)          : Sycons sp, Euspongia sp
3. Coelenterata (hewan berongga): Anemon laut, Bahar, Karang batu
4. Annelida (cacing) terdiri dari 3 fylum :
    Platyhelminthes (cacing pipih) : Taenia sp (cacing pita), Planaria sp (cacing pipih)
               Nemathelminthes (cacing gilik) : Ascaris sp (cacing perut), Oxyuris sp (cacing kremi)
  Anelida (cacing beruas-ruas)    : Pheretima sp(cacing tanah), Hirudo medicinalis      (lintah)
5. Echinodermata (hewan berkulit duri)     : bintang laut, landak laut
6. Molusca (hewan lunak) : Octopus sp (gurita), Loligo sp (sotong), Sepia sp   (cumicumi),
   Chlamis sp (tiram), Corbicula sp (remis), Lima scraba (kerang)
7. Arthropoda ( Hewan berkaki buku – buku )
o    Insecta (serangga) : jangkrik, belalang
o    Crustacesa (udang-udangan) : kepiting
o    Arachnida  : kalajenging, laba-laba
o    Myriapoda (lipan) : lipan, luing

Vertebrata dikelompokan menjadi 5, yaitu  :
1. Pisces (ikan)               : gurami, lele
2. Amfibia (hewan hidup 2 alam)  : katak, salamander
3. Aves (burung)             : perkutut, cocak rowo
4. Reptilia (melata)          : kadal, buaya
5. Mamalia (menyusui)     : sapi, kerbau



MATERI 2         : Mendiskripsikan komponen ekosistem, interaksi mahkluk hidup dalam lingkungan, serta peran manusia dalam pengelolan lingkungan.

1. Ekosistem
Ekosistem adalah hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik dan saling ketergantungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya.

Difinisi singkat --> Ekologi adalah ilmu yang mempelajari ekosistem.
Sumber energi utama dalam suatu ekosistem adalah sinar matahari.

Biosfer adalah lapisan permukaan bumi dan atmosfernya yang dihuni oleh makhluk hidup.
Ada beberapa satuan makhluk hidup dalam ekosistem, yaitu :
1. individu, yaitu satuan terkecil makhluk hidup
2. populasi, yaitu kumpulan individu sejenis yang mengadakan interaksi pada suatu
wilayah tertentu
3. komunitas, yaitu kumpulan makhluk hidup antar populasi yang mengadakan interaksi.
4. Ekosistem

Ekosistem ada 2 :
a. Ekosistem alami : danau, laut, sungai, dll
b. Ekosistem buatan : kolam, akuarium, sawah, dll

Ekosfer adalah lapisan bumi yang di dalamnya terdapat interaksi antara componen biotik dan abiotik.
Biosfer adalah lapisan permukaan bumi dan atmosfer yang dihuni oleh seluruh makhluk hidup.
Habitat adalah tempat hidup suatu makhluk hidup
Nisia adalah peranan makhluk hidup di habitatnya.
Dengan adanya nisia dapat menghindari terjadinya kompetisi antar spesies
Ada 2 komponen penyusun ekosistem, yaitu
1. komponen biotik, yang meliputi (1) producen, sebagai penghasil bahan organik, (2) konsumen tingkat I, consumen yang memakan producen (3) consumen tingkat II, konsemen yang memakan consumen tingkat I, (4) consumen puncak, consumen tingkat terakhir, dan (5) dekomposer, menguraikan bahan organik menjadi anorganik
2. komponen abiotik, yang meliputi CO2, H2O, O2, tanah, suhu, kelembaban, cahaya matahari, dan ruangan.
Rantai makanan adalah peristiwa memakan dan dimakan dengan urutan tertentu.
Contoh :
Ulat --> burung prenjak --> burung rajawali --> bakteri
Tumbuhan dimakan ulat, ulat dimakan burung prenjak, burung prenjak di makan burung
rajawali.
Keterangan :
1. Tumbuhan bertindak sebagai produsen
2. Ulat bertindak sebagai konsumen tingkat I
3. Burung prenjak bertindak sebagai konsumen tingkat II
4. Burung Rajawali bertindak sebagai konsumen tingkat III --> konsumen puncak
5. Bakteri bertindak sebagai decomposer / pengurai
Jaring-jaring makanan adalah kumpulan beberapa rantai makanan yang saling
berhubungan.
Perhatikan jaring-jaring makanan di bawah ini :
Piramida makanan adalah bentuk piramida yang menggambarkan susunan terjadinya
perpindahan aliran energi dari produsen hingga konsumen tertinggi dalam ekosistem.
Perhatikan Piramida makanan di bawah ini :
Ekosistem akan seimbang jika komposisi penyusun ekosistem tersebut seimbang. Eksosistem yang seimbang akan dapat bertahan lama, walaupun demikian ekosistem juga dapat terganggu. Untuk mengatasi gangguan tersebut, ekosistem yang seimbang memiliki daya lenting. Jadi daya lenting adalah kemampuan ekosistem untuk menuju keseimbangan ekosistem.

Berdasarkan kemampuan kemampuan menyusun bahan organik, organisme penyusun
ekosistem ada 2, yaitu
1. autotrof, yaitu makhluk hidup yang dapat menyusun zat anorganik menjadi organic melalui proses fotosintesa atau kemosintesis, contohnya semua tanaman hijau
2. heterotrof, yaitu makhluk hidup yang tidakdapat menyusun zat anorganik menjadi organik sehingga untuk mendapatkan makanannya dengan cara memakan organismo lain, yang meliputi herbivora (camping, sapi) , karnívora (elang, singa), omnivora (manusia, monyet), scavenger (burung nasar), dan detritivor (rayap, cacing)

2. Usaha-usaha manusia untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan.
Pencemaran lingkungan dapat dibedakan menjadi 4, yaitu tanah, suara, air, & udara.
1. Pencemaran tanah, yaitu masuknya polutan berupa bahan cair atau padat yang masuk ke dalam  tanah.
2. Pencemaran suara, dapat ditanggulangi dengan membuat dinding kedap suara,menanam tanaman di sekitar rumah, tidak membuat kegaduhan
3. Pencemaran air, yaitu masuknya polutan berupa bahan cair atau padat yang masuk kedalam air.
4. Pencemaran udara, yaitu adanya polutan di udara

Dampak dari pencemaran air adalah
1. punahnya organisme air
2. ikan yang tercemar dapat meracuni orang yang memakannya


Cara penanggulangan pencemaran air, meliputi :
1. tidak membuang limbah cair ke sungai
2. tidak membuang sampah di sembarang tempat
3. tidak membuang sisa obat ke sungai.

Pencemaran udara, dapat diakibatkan oleh :
1. Gas hasil pembakaran, meningkatnya karbondioksida di udara dapat menyebabkan efek rumah kaca, yang kemudian dapat mengakibatkan pemanasan global.Meningkatnya belerag dioksida dapat mengakibatkan hujan asam, sebab gas tersbut bereaksi dengan air membentuk asam sulfat.
2. Gas CFC (chlorofluorocarbon), gas ini banyak digunakan untuk gas pengembang busa, AC dan lemari es. CFC dapat bereaksi dengan ozon, sehingga ozon dapat berkurang.

Upaya penanggulangan pencemaran udara berupa :
1. Ditingkat rumah tangga --> dapat berupa tidak membakar sampah di pekarangan, tidak menggunakan lemari es, tidak merokok di dalam ruangan.
2. Ditingkat wilayah --> dapat berupa reboisasi, memelihara tanaman kota, tidak menebang hutan scara liar.
3. Ditingkat nasional, dapat berupa larangan insektisida berbahaya, keharusan membuat cerobong asap pada pabrik, lokasi industri yang jauh dari lingkungan

Kegiatan berwawasan lingkungan dapat berupa :
1. Perlombaan berwawasan lingkungan
2. Pemanfaatan ulang dan daur ulang
3. Penghijauan dan pembersihan lingkungan

3. Usaha manusia dalam melestarikan makhluk hidup.
Perlindungan keanekargaman hayati dapat dilakukan dengan cara :
1. Cagar Alam, yaitu perlindungan alam dengan membiarkan ekosistem dalam suatu wilayah apa adanya yang bertujuan untuk melindungi ciri khas tumbuhan, hewan dan
ekosistem alam. Contohnya cagar alam Pangandaran.
2. Taman Nasional, bertujuan untuk melindungi flora, fauna dan ekosistemnya untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, budaya dan rekreasi alam. Contohnya taman nasional Bogor, taman nasional Suka Bumi, dan taman nasional bukit barisan
3. Hutan Wisata, yaitu hutan produksi yg jg untuk objek wisata.
4. Taman Laut, merupakan wilayah lautan yang memiliki keanekaragaman laut tinggi, unik dan indah. Contohnya taman laut Bunaken di Sulawesi Utara.
5. Hutan Lindung, berfungsi sebagai daerah resapan air.
6. Kebun Raya, yaitu kebun buatan yang berguna untuk menghimpun tumbuhan dari berbagai tempat untuk dilestarikan. Contonhya kebun raya Bogor.

Berdasarkan pada tempat pemeliharaannya ada 2 pemeliharaan, yaitu
1. Pemliharaan in situ, yaitu pemeliharaan hewan atau tumbuhan di habitat aslinya.
Contohnya memelihara ikan di suatu danau.
2. Pemeliharaan ex situ, yaitu pemeliharaan hewan atau tumbuhan di luar habitat aslinya, namun kondisinya diusahakan sama dengan habitat aslinya. Contohnya jalak bali berhasil di tangkar baru kemudian dilepas di habitat aslinya.

Kita dapat membantu melestarikan keanekaragaman makhluk hidup dengan cara :
1. Tidak membunuh hewan dan tumbuhan liar
2. Tidak membuang sampah sembarangan

4. Pengaruh Kepadatan Populasi Manusia Terhadap Lingkungan
Semakin besar populasi penduduk dan semakin tinggi kepadatan penduduk, maka semakin banyak masalah kependudukan yang timbul.
Masalah akibat kepadatan penduduk :
1. kebutuhan makanan dan air bersih meningkat
2. Udara bersih berkurang, kurangnya lahan pertanian, kerusakan lingkungan, encemaran lingkungan  dan ruang gerak yang terbatas.
Usaha – usaha megatasi kepadatanpenduduk ;
1. Menurunkan angka kelahiran melalui program KB
2. meaksanakan pembangunan nasional di segala bidang
3. menambah lapangan kerja.

MATERI 3         : Menjelaskan System Organ Manusia

SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA

Darah dibagi menjadi 2, yaitu :
*       Plasma darah (cair) : serum & fibrinogen
*       Sel darah (padat) : eritrosit, leukosit, trombosit

Plasma darah befungsi untuk :
1. mengangkut atau mengedarkan sari makanan yang terlarut ke seluruh bagian tubuh
(asam amino, glukosa, asam lemak, vitamin)
2. Mengangkut zat sisa metabolisme dari jaringan atau sel tubuh.
3. Serum sbg zat anti bodi
4. Fibrinogen berperan dlm pembekuan darah

Fungsi eritrosit adalah untuk mengangkut oksigen (hemoglobin)
Leukosit berfungsi untuk membunuh kuman penyakit.
Fungsi darah :
1. Alat pengangkut (oksigen, sari-sari makanan, sisa metabolisme, hrmon, urea,
karbondioksida)
2. Membunuh kuman penyakit
3. Membekukan darah
4. Menjaga suhu tubuh
Perhatikan gambar jantung di bawah ini :


Peredaran darah tertutup adl peredaran darah yang selalu beredar di dalam pembuluh darah
Peredaran darah besar :
Bilik kiri             seluruh tubuh              serambi kanan

Peredaran darah kecil :
Bilik kanan              paru-paru                serambi kiri

Fungsi getah bening adl menyerap lemak dlm usus halus
Limpa berfungsi untuk :
1. Tempat pembentukan sel darah putih
2. Tempat membunuh kuman penyakit
3. Tempat pembongkaran sel darah merah yg telah mati
4. Tempat cadangan sel darah

Fungsi tonsil sbg pertahanan tubuh dr kuman yang masuk ke dlm mulit & hidung.

Ada beberapa penyakit pada system peredaran darah, yaitu :
1. AIDS --> penyakit system kekebalan tubuh
Penyebab : virus HIV
2. Ambeien / wasir --> pembuluh darah disekitar anus melebar
Penyebab : terlalu banyak duduk
3. Anemia --> kekurangan sel darah merah
4. Angina --> darah dalam jantung sedikit
5. Asteriosklorosis --> pengerasan pembuluh nadi
6. Hemofilia --> darah tidak dapat membeku
7. Hipertensi --> tekanan darah di atas normal
8. Hipotensi --> tekanan darah di bawah normal
9. Leukimia / kanker darah --> sel darah putih membelah secara tidak terkendali
10. Leukopenia / Leukositosis --> sel darah putih sangat sedikit
11. Limfadenitis --> peradangan kelenjar limfa
12. Parikarditis --> peradangan pada selaput pemabungkus jantung
13. Serangan jantung --> suplai darah ke otot jantung sangat kurang.
14. Talasemia --> sel darah merah yang tidak normal
15. Varises --> pembuluh darah vena membesar

SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA

Perhatikan gambar alat-alat pencernaan di bawah ini :
Urutan system pencernaan :
1. Mulut
Di mulut terjadi 2 kali pencernaan, yi :
Ø  Pencernaan mekanaik : saat pengunyahan makanan oleh gigi
Ø  Pencernaan kimiawi : pencernaan dengan  bantuan enzim ptyalin ( mengubah karbohidrat menjadi glukosa) / saliva / ludah.

2. Kerongkongan
Dikerongkongan terjadi gerakan meremas & mendorong makanan pada kerongkongan shg
masuk kelambung yang disebut sbg gerak peristaltik.

3. Lambung
Enzim pencernaan di lambung terdiri dari :
1. Pepsin : protein à pepton
2. Renin : menggumpalkan protein susu
3. HCL : bunuh organisme asing

4. Usus halus
Terdiri dari 3 usus : usus 12 jari, usus kosong (jejenum ) dan usus penyerapan (ileum).
Pada usus 12 jari menghasilkan enzim pada getah pangkreas dan dari kelenjar hati mengeluarkan cairan empedu.

Enzim pencernaan di pancreas  terdiri dari :
1. Tripsin : pepton à asam amino
2. Amilopsin : karbohidrat à gula
3. Lipase : lemak à asam lemak & gliserol

Enzim pencernaan di usus halus meliputi :
1. Maltase : maltosa à glukosa
2. Amilase : amilum à maltosa
3. Sukrase : sukrosa à fruktosa
4. Lipase : lemak à asam lemak & gliserol
5. Eripsin : pepton à asam amino
6. Laktase : laktosa à glukosa & galaktosa
7. Enterokinase : mengaktifkan tripsinogen à tripsin

4. Usus Besar
Merupakan lanjutan usus halus.fungsinya untuk mengatur kadar air pada sisa makanan. Kemudian terjadi pembusukan dengan bantuan bakteri E.coli. Kemudian menuju pengeluaran terakhir yaitu anus.

Gangguan dan penyakit pada system pencernaan :
  1. Diare
  2. Konstipasi (sembelit )
  3. Maag
  4. Kolik ( akibat miras )
  5. Xerostomia ( penyakit menyerang rongga mulut )
  6. Grastritis yaitu peradangan pada lambung
  7. Apenditis adalah perandangan pada apendiks karena infeksi.

SISTEM PERNAFASAN

Pernafasan atau respirasi adalah peristiwa menghirupnya udara bebas untuk mengambil oksigen yang digunakan untuk mengoksidasi sari – sari makanan sehingga menghasilkan energy, karbon dioksida dan uap air.
Reaksi kimia :

Zat (  C6 H12O6 ) + O2                                         energi + CO2 + H2O


Proses pernafasan :
1.  Rongga hidung
mengatur kelembaban udara
2.  Pangkal Tenggorok (laring)
dipersimpagan saluran pernafasan dan saluran pencernaan terdapat katup pangkal tenggorok yang disebut epiglottis.Fungsi epiglottis adalah untuk menjaga agar makanan tidak masuk ke saluran pernafasan (batang tenggorok).
3. Batang tenggorok atau trakea
yaitu memiliki selaput lender dan rambut “ halus yang berfungsi untuk menyaring kotoran yang masuk bersama udara.
4. Cabang batang tenggorok (bronkus)
5. Paru – paru atau pulmo
Memiliki 3 gelambir di paru” kanan dan 2 gelambir di paru” kiri. Paru “ dibungkus oleh selaput (pleura). Didalam paru – paru bronkus bercabang membentuk cabang bronkus (bronkiolus) dan berujung gelembung – gelembung udara (alveolus). Pada alveolus terjadi pertukaran oksigen dan karbon dioksida.

Kelainan dan penyakit pada system pernafasan
Ø  TBC (tuberkolosis) , penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycrobacterium tuberculosis yang menyerang paru”.
Ø  Pneumonia, penyakit radang paru” yang disebabkan oleh bakteri Diplococcus pneumonia.
Ø  Bronkitis, peradangan pada dinding bronkus yang disebabkan oleh virus.
Asma, penyakit ini disebabkan oleh alergi yang mengakibatkan penyempitan saluran pernafasan.
Ø  Pleuritis, perandangan pada selaput pembungkus paru” (pleura).
Ø  Asfiksia, adalah gangguan pengangkutan oksigen ke sel – sel atau jaringan tubuh.


SISTEM GERAK

  • Sistem gerak terdiri dari rangka dan otot.
  • Tulang merupakan alat gerak pasif, karena tulang tidak dapat bergerak tanpa bantuan
otot.

Berdasarkan jenisnya, tulang dibagi menjadi 2, yaitu tulang keras dan tulang rawan.
Ada 3 jenis tulang rawan :
1. Hialin, ex : dinding trakea, sendi tulang, antara tl rusuk dan tl. dada
2. Elastis, ex : tl hidung & telinga
3. Serabut, ex : antar rusuk tulang belakang

Osifikasi adl proses terjadinya tulang rawan menjadi tulang keras.

Berdasarkan bentuknya ada 4 tulang, yaitu :
1. Pipa/panjang, ex : tulang lengan, paha, betis, ruas jari kaki &tangan
2. Pipih, ex : tulang rusuk, dada, belikat, tengkorak
3. Pendek, ex : ruas tl. belakang, pergelangan kaki & tangan
4. Tidak bearaturan, ex : tl rahang & tl punggung

Berdasar sifat bahan penyusunnya, ada 2 macam tulang :
1. Tulang kompak, ex : lapisan luar tulang pipa
2. Tulang spons, ex : tulang pendek & tulang pipih

Ada 2 macam sumsum tulang, yaitu :
1. Sumsum merah, tempat pembentukan sel darah merah. Terdapat pd tulang tengkorak,ruas tulang belakang, & tulang rusuk
2. Sumsum kuning, terdapat pd tulang anggota gerak orang dewasa
Pertumbuhan tulang terjadi pada daerah pertumbuhan didekat ujung tulang yg disebut cakra epifise.

Perhatikan gambar bagian-bagian tulang tubuh di bawah ini :
 
 
 













Sendi adalah hubangan antar tulang gerakan.
Sendi dibagi menjadi 3 :
1. Sendi mati / sinartrosis, tidak dapat digerakan. ex : hubungan antar tulang tengkorak
2. Sendi kaku / amfiartrosis, dapat digerakan terbatas. Ex : hubungan antar tulang
belakang, hubungan antara tulang rusuk dengan tulang dada.
3. Sendi gerak / diartrosis, dapat digerakan leluasa.

Sendi gerak dibagi menajdi 4, yi :
1. Engsel, ex lulut & kaki
2. Putar, ex : antara kepala dan leher
3. Pelana, ex : ruas tulang jari tangan
4. Peluru, ex : hubungan antara lengan atas dg bahu

Perhatikan kelainan tulang di bawah ini :

1. Kifosis                                  2. Lordosis                               3.Skoliosis



Otot ada 3 :
1. Otot polos : berinti 1, berbentuk gelondong, & bekerja diluar kesadaran
2. Otot lurik : berinti banyak, bentuknya silindris lurik tidak bercabang, & bekerja sadar
3. Otot jantung : berinti banyak, serabut lurik bercabang, & bekerja diluar kesadaran.

Kerja otot ada 2 :
1. Antagonis / berlawanan, ex bisep & trisep
2. Sinergis / bersamaan, ex : pronator teres & pronator kuadratus

Gangguan dan kelainan pada tulang
  • Artritis : gangguan pada sendi akibat kuman.
  • Memar : karena robeknya selaput sendi.
  • Layuh semu : keadaan tulang yang tidak bertenagan akibat kuman sifilis sejak dalam kandungan
  • Fraktura ; patah tulang
  • Fisura : tretak akibat jatuh
  • Nekrose ; rusaknya peristroum sehingga tulang tidak mendapat makanan.
  • Osteoporosis : pengeroposan tulang disebabkan kekurangan mineral.

 Gangguan pada Otot
  • Atrofi  : mengeclnya otot akibat kehilanga kemampuan untuk berkonsentrasi.
  • Hipertrofi ; keadaan otot menjadi lebi besar.
  • Kram ; kejang otot akibat otot berkontraksi terus menerus
  • Tetanus ; kejang otot akibat bakteri closteridim tetani.

SISTEM EKSRESI

Eksresi adalah proses pengeluaran sisa hasil proses kimiawi yang tidak dibutuhkan tubuh.
Alat ekskresi :
*       Hati menghasikan empedu
*       Paru – paru mengeluarkan H2O dan CO2
*       Kulit menghasilkan keringat
*       GInjal mengeluarkan urine.

Ginjal terdiri dari atas 3 lapisan yaitu kulit ginjal (korteks), sumsum ginjal atau medulla dan rongga ginjal atau pelvis.alat filtrasi (penyaring darah) disebut nefron.Setiap nefron terususun oleh badan malphigi dan tubula.
Gambar :




Proses pembentukn urine :
a. Penyaringan (filtrasi) terjadi di glomerulus dan menghasilkan filtrate glomerulus (urine primer) yang kemudian masuk kedalam kapsula Bowman.
b. Reabsorbsi, penyerapan kembali zat –zat berguna ditubulus kontortus proksimal menghasilkan urine sekunder (filtrate tubulus).
c. Augmentasi, (pengumpulan zat yang tidak berguna) terjadi di tubulus distal menghasilkan urine yang sebenarnya.

Dalam keadaan normal, urine mengandung :
1. air, urea, amonia (perombakan protein)
2. Garam mineral (garam dapur)
3. Zat warna empedu warna  kuning
4. Zat yg berlebihan pd darah : vitamin, obat-obatan, hormone

Penyakit pada system ekskresi ;
  1. Nefritis yaitu infeksi nefron (glomerulus) oleh bakteri, sehingga zat –zat yang seharusnya terbuang seperti urea dalam tubuh kembali ke darah.
  2. Diabetes mellitus (kencing manis) ditandai kadar gula melebihi normal. Hal ini disebabkan kurangnya produksi hormone insulin.
  3. Hematuria akibat kanker pada kandung kemih, batu ginjal, dan radang ginjal sehingga air kencing penderita banyak mengandung darah.
  4. Hepattis akibat infeksi virus, ditandai dengan tubuh penderita tampak berwarna kuning (penyakit kuning). Beberapa penyakit hepatitis adalah hepatitis A, B dan C.

SISTEM RERODUKSI

Nama organ reproduksi pria
1. sepasang testis yaitu menghasilkan sperma
2. saluran sperma atau vas deferens yaitu menyalurkan sperma dari testis ke uretra.
3. skrotum yitu kantong yang membungkus testis.
4. uretra yaitu menyalurkan sperma dan urine keluar tubuh.
5. penis yaitu menyalurkan sperma ke vagina

Nama organ reproduksi Wanita
1. sepasang ovarium : menghasilkan ovum
2. saluran telur atau tuba falopi : menyalurkan ovum dari ovarium ke uterus.
3. Rahim atau uterus : tempat pertumbuhan sel telur yang dibuahi.
4. Vagina : menerima sel – sel sperma dan jalan lahir bayi

Perkembangan embrio :
Ovum yang dibuahi oleh sperma akan menjagi zigot. Zigot bergerak menuju Rahim dan menempel di dinding Rahim atau endometrium. Di Rahim zigot, zigot tumbuh menjadi embrio,dan berkembang menjadi janin.Embrio yang menempel di dinding Rahim dilindungi oleh kantong yang berisi  cairan / air ketuban yang disebut amnion. Bagian pelindung embrio yang menempel di dinding Rahim membentuk plasenta atau ari – ari dan tali pusarnya mengandung pembuluh darah. Didalam Rahim embrio akan berembang hingga siap lahir di akhir bulan ke 8 (32 minggu).

Penyakit kelainan pada reproduksi ;
1. gonore (kencing nanah) disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae.
2. sifilis (raja singa), disebabkan oleh bakteri Treponema palidum.
3. keputihan, disebabkan oleh protozoa trichomonas vaginalis.


SISTEM SARAF
Fungsi sistem saraf :
1. Alat pengenal perubahan yg terjadi di luar tubuh atau sbg penghubung antara tubuh dg
dunia luar melalui indra
2. Alat pengatur / pengendali tanggapan thd keadaan sekitar
3. Mengatur & mengendalikan kerja organ tubuh shg organ tsb dpt bekerja sesuai
Fungsinya

Fungsi bagian-bagian sel saraf :
1. Dendrit à menerima & menghantarkan rangsangan menuju ke badan sel saraf
2. Neurit / akson à menghantarkan rangsangan dari badan sel saraf ke sel saraf lainnya
3. Sel Schwann à menyediakan makanan utk neurit & membantu regenerasi neurit
4. Nodus renvier & Neurofibril à mempercepat penyamapian rangsangan

Sistem saraf dibagi 2 :
1. Sistem saraf pusat
2. Sistem saraf tepi

Sistem saraf pusat dibagi 2 :
1. Otak
2. Sumsum tulang belakang

Sistem saraf tepi dibagi 2 :
1. Sistem saraf somatik / sadar
2. Sistem saraf autonom / tak sadar

Sistem saraf somatik dibagi 2 :
1. 12 pasang saraf otak (saraf kanial)
2. 31 pasang saraf sumsumm tulang belakang (sraf spinal)

Sist. saraf autonom dibagi 2 :
1. Sistem saraf simpatik
2. Sistem saraf simpatetik

System syaraf pusat meliputi :
1. Otak depan yg plg dominan adl tak besar / serebrum yg berfungsi sbg pusat
pengendalian gerak yg di sadariex : berpikir, berbicara, melihat
2. Otak tengah berfungsi : (1) menyampaikan rangsangan antara otak depan dg otak tengah serta (2)
menyampaikan rangsangan antara otak depan dg mata
3. Otak belakang dan  bagian uatamanya : (1) otak kecil (serebelum) à mengatur
keseimbangan tubuh & sbg pusat koordinasi kerja otot saat bergerak, (2) Sumsum lanjutan
(medula oblongata) à pusat pengatur denyut jantung, pernafasan, tekanan darah, & suhu
tubuh.
4. Sumsum tulang belakang (medula spinalis) à penghantar impuls saraf dari & menuju
otak serta sbg pusat gerak refleks.

Perbedaan gerak biasa dengan gerak refleks :
1. Gerak Biasa : Impus - indra - saraf sensori - otak -  saraf motor -  otot (respon
2. Gerak Refleks : Impus - indra - saraf sensori -  saraf penghubung -  saraf motor – otot -
(respon
                                                                 
STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN

A. Pengelompokan Tumbuhan Berdasar Cara Adaptasi pada Lingkungannya

Berdasarkan cara adaptasi pada lingkungannya tumbuhan dibagi menjadi 4, yaitu :
1. Xerofit, menyesuaikan pd daerah kering, biasanya daun kecil, berduri & berlapis lilin, ex :
kaktus
2. Higrofit, menyesuaikan pd daerah lembab/basah, biasanya daun lebar & tipis, ex : keladi
3. Hidrofit, menyesuaikan pd lingkungan air, ex : enceng gondok, terate
4. Tropofit, menyesuaikan diri dg lingkungan kering & basah, ex kapuk randu & jati

B. Pengelompokan Tumbuhan Berdasarkan Kebutuhan Oksigen
Berdasarkan keperluan terhadap oksigennya, tumbuhan dibagi menjadi 2 :
1. Aerob (memerlukan oksigen) : terjadi respirasi
2. Anaerob (tak memerlukan oksigen) : tidak terjadi respirasi shg utk memperoleh energi
dilakukan mell fermentasi/peragian. Adapun yg dimaksud dengan fermentasi adalah
proses cara memperoleh energi pd tumbuhan anaerob dg cara mengubah karbohidrat
menjadi gula yang kemudian gula diubah lg menjadi alkohol.

Teknologi fermentasi jg dimanfaatkan utk memproduksi makanan, yaitu  tempe (Rhizopus sp),
tape (Sacharomices sp), yogurt (Lactobacillus sp)

C. Organ Pada Tumbuhan

Organ pada tumbuhan meliputi :
1. Akar
Fungsi akar, yaitu :
a. menyerap air dan garam-garam mineral dari tanah
b. untuk memperkokoh tegaknya tumbuhan
c. dapat menyimpan cadangan makanan
d. membantu pernafasan

Struktur luar akar terdiri dari :
a. rambut akar --> memperluas daerah absorbsi mineral dan air dari dalam tanah
b. tudung akar / kaliptra --> melindungi sel akar

Perbedaan akar monokotil dan dikotil, yaitu
a. system perakaran monokotil serabut, sedangkan system perakan dikkotil tunggang
b. akar monokotil tidak berkambium sedangkan akar dikotil berkambium
2. Batang

Batang di bagi menjadi 2, yaitu :
a. Batang monokotil
Ciri-ciri batang monokotil :
1) Batang umumnya tidak bercabang
2) Tidak berkambium

b. Batang dikotil
Ciri-ciri batang dikotil :
1) Batang umumnya tidak bercabang
2) Tidak berkambium

Kambium --> pembelahan sel. Membelah keluar membentukl floem, membelah ke dalam
membentuk xilem.
Xilem --> mengangkut air dan garam mineral dari akar ke daun
Floem --> mengangkut zat organik hasil fotosintesa dari daun ke seluruh bagian tubuh
tumbuhan
Korteks --> tempat proses pertukaran gas dan sebagai tempat cadangan makan
3. Daun

Perbedaan daun monokotil dan dikotil :
a. pertulangan daun monokotil sejajar, sedangkan pertulangan daun dikotil menjari /
menyirip
b. daun monokotil berpelepah sedangkan daun dikotil tidak berpelepah
Epidermis --> melindungi bagian yang ada di bawahnya
Palisade --> sebagai tempat fotosintesa
Spons --> tempat cadangan CO2 yang akan digunakan untuk fotosintesa
Stomata --> alat pernafasan
4. Bunga / Flower

Bunga berfungsi sebagai alat perkembangbiakan vegetatif.
Berdasarkan bagian-bagiannya, bunga dibagi menajdi 4, yaitu
a. Bunga lengkap --> bunga yang memiliki seluruh bagian-bagian bunga (benang sari, putik,
mahkota, kelopak). Contoh bunga sepatu
b. Bunga tidak lengkap --> bunga yang tidak memiliki seluruh bagian bunga, contoh bunga
melati
c. Bunga sempurna --> bunga yang mempunyai dua alat kelamin (benang sari dan putik).
Contoh bunga sepatu
d. Bunga tidak sempurna --> bunga yang hanya memiliki salah satu alat kelamin (putik saja
atau benang sari saja). Contoh bunga salak

5. Buah dan Biji / Fruit and Seed

Biji berfungsi sebagai embrio tumbuhan
Berdasarkan pembentukannya, buah dibagi menajadi 2, yaitu :
a. Buah sejati --> dibentuk oleh seluruh jaringan pada bakal buah. Contoh : pepaya, durian,
mangga, tomat dll
b. Buah semu --> dibentuk bukan hanya dari bakal buah saja, tetapi juga dari bagian-bagian
bunga yang lain.

Contohnya :
1) Nanas --> dibentuk dari bakal buah dan kelopak bunga
2) Apel --> buahnya berasal dari bunga yang menggembung
3) Nangka --> berasl dari kelopak bunga yang menebal
4) Jambu mede --> berasal dari tangkai bunga yang membesar

D. Pernafasan Pada Tumbuhan

Pernafasan merupakan proses untuk menghasilkan energi melalui oksidasi biologi dengan
reaksi sebagai berikut :

C6H12O6 + O2 --> CO2 + H2O

Organ pernafasan pd tumbuhan ada 2  :
1. Stomata à di daun
2. Lentisel à di batang & akar

Organ pernafasan khusus :
1. Akar nafas pd bogem (Sonneratia sp) & kayu api (Avicennia sp)
2. Akar gantung pd anggrek kalajengking (Arahnis flasaeris)
3. Saluran udara pd padi, kangkung, enceng gondok
4. Rongga udara pd enceng gondok


E. Pengangkutan Air dan Garam Mineral Pada Tumbuhan
Naiknya air ke daun dipengaruhi oleh 3 faktor :
1. Tekanan akar à pengaruh osmosis (air di dalam batang lebih pekat dr pd air tanah)
2. Kapilaritas batang à sel kapilaritas pd batang
3. Daya isap daun à pengaruh transpirasi
F. Transpirasi
Transpirasi pada tumbuhan dipengaruhi :
1. Suhu
2. Kelembaban relatif
3. Atmosfer
4. Cahaya
5. Persediaan air tanah
G. Ekskresi Pada Tumbuhan

Pengeluaran pd tumbuhan :
1. Gas à gas dikeluarkan mll stomata
2. Air à air dikeluarkan mll stomata &lentisel.
Gutasi adl keluarnya titik air pd ujung daun

Kemampuan yang diuji 7 : Menjelaskan respons tumbuhan terhadap pengaruh
lingkungan luar.

Gerak Pada Tumbuhan
Berdasarkan penyebabnya gerak pada tumbuhan di bagi menjadi 3, yaitu :
1. gerak autonom/endonom
gerak autonom/endonom adalah gerak yang belum diketahui penyebabnya secara pasti.
Contoh : daun kobis yang selalu menguncup.
2. gerak higroskopis
Gerak higroskopis ádalah gerak yang ditimbulkan oleh pengaruh perubahan kadar air
(kelembaban). Contohnya membukanya kotak spora pada tumbuhan paku dan pecahnya
kulit buah pada tumbuhan tertentu seperti jarak, karet dan petai cina.
3. gerak esionom
gerak esionom adalah gerak yang terjadi karena rangasangan dari luar.

Gerak esionom dibedakan menjadi 3, yaitu :
1. Tropisme
Triopisme adalah gerak pada tumbuhan yang dipenagruhi oleh arah datangnya
rangsangan.

Ada beberapa gerak tropisme, yaitu :
a. Geotropisme
Geotropisme, yaitu tropisme yang disebabkan adanya gravitasi.
Geotropisme ada 2, yaitu
- Georopisme positif --> bila arah geotropisme searah dengan grafitasi. Contohnya
tumbuhnya akar ke dalam tanah.
- Geotropisme negatif --> bila arah geotropisme berlawanan dengan grafitasi.
Contohnya ujung batang tumbuhan yang tumbuh ke atas.
b. Fototropisme
Fototropisme adalah tropisme yang dipengaruhi oleh cahaya. Contohnya gerakan
daun yang cenderung menuju kearah datangnya cahaya.
c. Hidrotropisme
Hidrotropisme adalah tropisme yang dipengaruhi oleh air
Contohnya gerak akar yang cenderung menuju ke tempat yang barair
d. Tigmotropisme
Tigmotropisme adalah tropisme yang dipengaruhi oleh adanya
sentuhan/persinggungan. Contohnya gerak tumbuh ujung tanaman bersulur
(gadung)yang membelit batang.

2. Nasti / Nasty
Nasti adalah gerak pada tumbuhan yang tidak dipengaruhi oleh arah datangnya
rangsangan.
Ada beberapa gerak nasti, yaitu :
a. Tigmomonasti
Tigmomonasti adalah nasti yang disebabkan karena sentuhan. Contohnya menutupnya
daun putri malu (Mimosa pudica)saat disentuh
b. Fotonasti
Fotonasti adalah nasti yang disebabkan oleh cahaya.
Contoh :
- membuka dan menutupnya bunga pukul empat (Mirabilis jalapa)
- mekarnya bunga matahari
c. Niktinasti
Niktinasti adalah nasti yang disebabkan karena suasana gelap
Contoh :
- menutupnya bunga kupu-kupu pada malam hari
- mengatupnya daun majemuk petai cina pada malam hari
d. Termonasti
Termonasti adalah nasti yang terjadi karena rangsangan suhu.
Contonhya mengembangnya bunga tulip ketika suhu panas dan akan menutup pada suhu
turun.
e. Nasti kompleks
Nasti kompleks adalah nasti yang disebabkan oleh beberapa penyebab sekaligus (CO2,
cahaya, suhu, zat kimia dll).
Contohnya membuka dan menutpnya stomata terjadi karena dipengaruhi oleh cahaya, air
dan zat kimia.

3. Taxis
Taxis adalah gerak pindah tempat pada tumbuhan
Ada 2 gerak taxis, yaitu
a. Kemotaxis
Kemotaxis adalah taxis yang dipengaruhi oleh zat kimia.
Contohnya gerak spermatozoid menuju sel telur
b. Fototaxis
Fototaxis adalah taxis yang dipengaruhi oleh cahaya.
Contoh :
- spora mempunyai bulu cambuk yang bergerak menuju tempat yang lebih terang
- klorofil yang cenderung bergerak kebagian daun yang terdedah cahaya.

Kemampuan yang diuji 8 : Menjelaskan proses fotosintesis dan percobaanpercobaan
tentang proses tersebut

Fotosintesis
A. Tahapan-tahapan Fotosintesis

Tahapan-tahan fotosintesis, yaitu :
1. Rekasi terang
Klorofil menangkap cahaya, kemudian energi yang ditangkap klorofil tersebut digunakan
untuk memecah molekul air. Pemecahan molekul iar tersebut disebut fotolisis. Sedangkan
reaksi fotolisis sbb :

2H2O --> 2H2 + O2

2. Reaksi gelap
Pada proses ini terjadi pengikatan karbondioksida di dalam daun. Karbondioksida ini akan
bergabung dengan hydrogen yang dihasilkan pada reaksi terang untuk membentuk gula.

B. Reaksi Fotosintesis
Proses fotosintesa secara lengkap dengan reaksi sebagai berikut
Sinar matahari
CO2 + H2O ------------------------> C6H12O6 + O2
klorofil
Faktor-faktor yang mempengaruhi fotosintesa, yaitu CO2, H2O, C6H12O6, O2, klorofil, dan
Cahaya

C. Uji Iodin
Iodin merupakan salah satu bahan indicator karbohidrat. Apabila suatu bahan
mengandung karbohidrat maka setelah ditetesi Iodin warnanya menjadi biru keahitaman.
Uji Iodin biasa dilakukan untuk mengeatahui apakah telah terjadi fotosintesis atau belum.


PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGN PADA MAHKLUK HIDUP
Kemampuan yang diuji 1 : Menjelaskan konsep perilaku makhluk hidup untuk
mempertahankan kelangsungan hidupnya.

Kelangsungan Hidup Organisme
Kelangsunga hidup organisme dipengaruhi oleh :
1. Adaptasi
2. Seleksi alam
3. Kemampuan berkembangbiak

Adaptasi ada 3, yi :
1. Morfologi, ex : bentuk paruh burung bermacam-macam sesuai dg jenis makanannya
2. Fisiologi, ex : manusia yg biasa hidup di dataran tinggi cenderung mempunyai eritrosit
lebih banyak dari pada manusia yg biasa hidup di dataran rendah
3. Tingkah laku, ex : ular menjulurkan mulut untuk mengenali mangsanya.

Faktor yang mempengaruhi seleksi alam :
1. Suhu lingkungan
2. makanan

Kemampuan yang diuji 2 : Menginterpretasikan hasil persilangan berdasarkan hukum
Mendel.

Genetika :
Monohibrid adalah persilangan dengan sau sifat beda
Dihibrid persilangan dengan dua sifat beda
Sifat fenotip adalah sifat yang tampak. Contoh rambut kriting, bunga sepatu berwarna
Merah

Sifat genotip adalah sifat yang dilukiskan dalam bentuk symbol. Contoh : MM, Mm, BB,
dan sebagainya.

Contoh soal :
1. Pada persilangan bunga sepatu, disilangkan bunga sepatu merah (MM) dan bunga
sepatu putih (mm) sehingga dihasilkan anakan warna merah (Mm). Apabila keturunan
pada F1 disilangkan antar sesamanya, maka

a. Bagaimanakah perbandingan fenotip pada F2 ?
b. Bagaimanakah perbandingan genotip pada F2 ?
c. Berapakah kemungkinan prosentase dihasilkan anakan berwarna merah pada F2 ?

Kunci jawaban :
a. Perbandingan fenotip pada F2 adalah :
Merah : putih = 3 : 1
b. Perbandingan fenotip pada F2 adalah :
MM : Mm : mm = 1 : 2 : 1
c. Prosentase dihasilkan anakan berwarna merah pada F2, adalah 75 %

2. Pada persilangan bunga pucung, disilangkan bunga pucung ungu (UU) dan bunga sepatu
putih (uu) sehingga dihasilkan anakan warna ungu muda (Uu). Apabila keturunan pada F1
disilangkan antar sesamanya, maka

a. Bagaimanakah perbandingan fenotip pada F2 ?
b. Bagaimanakah perbandingan genotip pada F2 ?
c. Berapakah kemungkinan prosentase dihasilkan anakan berwarna putih pada F2 ?

Kunci jawaban :
a. Perbandingan fenotip pada F2 adalah :
Ungu : Ungu muda : putih = 1 : 2 : 1
b. Perbandingan fenotip pada F2 adalah :
UU : Uu : uu = 1 : 2 : 1
c. Prosentase dihasilkan anakan berwarna putih pada F2, adalah 25 %

3. Pada persilangan kacang ercis, disilangkan kacang ercis berbiji bulat kuning disilangkan
dengan kacang ercis berbiji keriput hijau. Apabila bulat kuning merupakan warna dominan
terhadap warna lainnya dan keturunan pada F1 disilangkan anatar sesamanya maka :

a. Bagaimanakah perbandingan fenotip pada F2 ?
b. Berapakah kemungkinan prosentase dihasilkan anakan bulat kuning pada F2 ?

Kunci jawaban :
a. Perbandingan fenotip pada F2 adalah :
Bualat kuning : bulat hijau : keriput kuning : keriput hijau = 9 : 3 : 3 : 1
b. Prosentase dihasilkan anakan berwarna bulat kuning pada F2, adalah 56,25 %

Kemampuan yang diuji 3 : Menjelaskan teknologi reproduksi yang tepat untuk
meningkatkan kualitas dan kuantitas organisme disertai dengan contohnya.

Teknologi Reproduksi
Teknologi reproduksi meliputi :
1. Kawin silang / bastar
Kawin silang merupakan penerapan teknologi di bidang reproduksi yang paling sederhana,
karena kita tinggalkan mengawinkan indukan unggul yang seperti kita inginkan. Contoh
hasil penerapan teknologi dengan metode kawin silang yang sering kita jumpai yaitu
jagung hibrida, sapi potong dll

2. Kultur jaringan
Kultur jaringan adalah keguiatan membudidayakan suatu jarigan tanaman atau hewan
secara vegetatif menjadi tanaman aztau hewan yang memilki sifat sama dengan induknya
dalam waktu yang singkat.

Mangfaat kultur jaringan :
a. mendapatkan bibit dalam jumlah banyak dalam waktu yang singkat dengan sifat yang
sama dengan induknya
b. membuat tumbuhan dengan sifat-sifat yang kita kehendaki
c. hemat dari segi waktu, ruang dan tenaga
Contoh hasil penerapan teknologi dengan metode kawin silang yang sering kita jumpai
yaitu bunga anggrek, dll

3. Inseminasi buatan / Kawin suntik
Inseminasi buatan dilakukan dnegan menyuntikan semen dari hewan jantan pada hewan
betina.
Inseminasi buatan umunya dilakukan pada hewan ternak, misalnya sapi, kambing dll.

4. Fertilisasi in vitro / bayi tabung
Fertilisasi terjadi di dalam tabung. Teknologi bayi tabung sudah dilakukan di beberapa
rumah sakit di Indonesia.

5. Kloning
Kloning merupakan salah satu teknologi reproduksi untuk menghasilkan individu baru
secara aseksual sehingga individu baru mempunyai sifat yang sama dengan induknya.
Kloning pertama dilakukan pada domba, domba itu diberi nama Dolly.

Kemampuan yang diuji 4 : Menjelaskan pemanfaatan bioteknologi untuk kehidupan
manusia.

Bioteknologi
Bioteknologi adalah pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiah dalam menggunkan organisme
untuk menghasilkan produk dan jasa untuk memenuhi keabutuhan manusia.

Bioteknologi ada 2, yaitu :
1. Konvensional
Bioteknologi koenvensioanal biasanya menggunakan mikroorganisme (bakteri dan jamur)

2. Modern
Bioteknologi modern meliputi : rekayasa genetika, hidroponik aeroponik, dan teknologi
reproduksi.

Ada beberapa mikroorganisme yang telah dimanfaatkan untuk menghasilkan produk
tertentu, yaitu :
1. Aspergillus oryzae --> kecap
2. Aspergillus wenti --> taucho
3. Rhyzopus sp --> tempe
4. Neurospora sp --> oncom
5. Saccharomyces sp --> tape, bir
6. Streptococus lactis --> keju
7. Lactobacillus sp --> yogurt
8. Acetobaster --> asam cuka
9. Pseudomorus sp --> Vitamin B12
10. Penicillium sp --> penisilin
Penerapan bioteknologi di bidang pertanian :
1. Hidroponik
Media tanam yang digunakan genting, passir, kerikil dllyang disiram dengan larutan berisi
nutrient yang diperlukan tanaman.

2. Aeroponik
Tanaman dibiarkan menngantung dan dijaga kelembabanya.

Penerapan bioteknologi dengan cara rekombinasi gen (rekayasa genetika telah dilakukan,
seperti di bawah ini, yaitu :
1. Pembuatan insulin
Gen penghasil insulin disambung dengan Eschercia coli sehingga bakteri tersbut dapat
menghasilkan insulin
2. Racun serangga
Penyuntikan Pseudomanas flouroscens ke akar tumbuhan jagung seahingga tumbuhan
mampu menghasilkan racun yang mematikan serangga.

Dampak positif peneapan bioteknologi :
1. mengurangi kekurangan bahan makanan
2. membantu mengastasi maslah kesehata
3. menyediakan berbagai senyawa organic, seperti alcohol dll
4. menyediakan energi (biogas)
5. memperbaiki lingkungan
6. mengatasi kesulitan memperoleh keturunan (bayi tabung)

Dampak negative penerapan bioteknologi :
1. Tidak semua masyarakat menerima bioteknologi
2. Ada kehawatiran ketrampilan merekayasa gen digunakan untuk kejahatan




Untuk yang Fisika tunggu di posting Electra Selanjutnya yaa!!!
            

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar